IMG-LOGO
Home Tips Cinta Mengatasi Pacar Posesif
Tips Cinta

Mengatasi Pacar Posesif

by admin - January 28th, 2021 240 Views
Mengatasi Pacar Posesif

Seringkali, kita tidak menyadari jika pasangan bersikap posesif. Bagi pasangan yang sedang menjalin hubungan, sikap posesif tidak jarang malah dilihat sebagai perhatian yang manis atau pembuktian rasa cintanya; misalnya selalu ingin bertemu dengan pacarnya. Tetapi momen sehari-hari ini dapat berubah menjadi toxic seiring berjalannya waktu, dan sangat penting bagi kita yang menjalin hubungan untuk melihat apakah tindakan pasangan adalah bentuk perhatian, atau tendensi posesif. 


Jika pasangan bersikap posesif, bukan berarti ia sengaja mengendalikan, meski hasilnya sama. Bisa jadi pasangan yang bersikap posesif memiliki rasa insecure atau tidak aman terhadap hubungan yang berasal dari dirinya. Ini bisa terjadi karena trauma dari pengalaman buruk yang dialaminya, pemahamannya mengenai sebuah hubungan atau kebiasaan yang terbentuk sejak kecil. 


Lalu, bagaimana cara mengatasi pacar yang posesif?


  1. Lihat sikapnya secara obyektif

Langkah pertama adalah memahami perbedaan antara bentuk perhatian, dengan sikap posesif yang berlebihan. Pacar posesif akan mendorong batasan pribadi yang dibuat, misalnya ia tiba-tiba datang tanpa memberitahu ketika kamu sedang hangout dengan orang lain dan kemudian tidak pergi. Mungkin ini tidak tampak seperti masalah besar, tapi itu bisa menjadi salah satu caranya untuk mengendalikan situasi. Atau, mereka selalu menanyakan keberadaan kamu, merasa tidak nyaman ketika berpisah, dan seterusnya. 


Meski kunjungan kejutan kadang bisa jadi hal yang menyenangkan, tapi pasangan harusnya bisa memberi ruang dan menghargai waktu. Bukan berarti juga kamu harus bertindak keras dengan tidak memberi kabar kepada pacar.


  1. Terima kenyataan bahwa kamu atau waktu tidak bisa mengubah seseorang

Banyak orang berpikir bahwa seseorang bisa berubah dan kita hanya perlu bersabar terhadap pacar atau pasangan kita. Meski ini sebagian betul, tetapi perubahan seseorang hanya dapat terjadi melalui dirinya sendiri. Jika ia sendiri tidak mau berubah, maka kamu harus bisa menghadapi kenyataan tersebut. 



  1. Sampaikan perasaan kamu terhadapnya

Meskipun kita tidak dapat mengubah pasangan, langkah yang perlu kamu lakukan adalah menyampaikan perasaan tidak nyaman yang kamu rasakan terkait dengan sikapnya yang posesif. Ini kemudian dilanjutkan dengan menetapkan beberapa aturan dasar yang perlu disetujui kedua belah pihak. 


Ada baiknya pembicaraan dilakukan langsung, hindari pembicaraan serius melalui chatting atau messenger.


Jika kamu merasa mereka tidak menyadari sikap posesifnya, tunjukkan kebiasaan yang membuatmu tidak nyaman sehingga mereka sendiri bisa berusaha membuat perubahan. 

Sampaikan bahwa waktu, pikiran dan perasaan kamu juga perlu dihargai. Lakukan pembicaraan ini secara dewasa dan jujur, tanpa harus memulai sebuah argumen atau pertengkaran.


  1. Tindak lanjuti

Setelah melakukan pembicaraan, saatnya untuk menindak lanjuti kesepakatan kalian. Masing-masing dari kalian harus saling berpegang kepada kesepakatan, dan lakukan pembicaraan lebih lanjut secara rutin untuk membahas apakah ada perubahan yang kamu rasakan. Sampaikan perasaanmu secara jujur dan terbuka. Hindari bermanis-manis yang berujung pada perasaan yang tidak tersampaikan. Hubungan yang sehat adalah yang mampu untuk berbicara secara terbuka mengenai perasaan masing-masing tanpa rasa takut.





Dalam hal hubungan, kita selalu lebih baik mempercayai pasangan kita dan disakiti daripada membatasinya. Inilah satu-satunya cara agar kita benar-benar tahu bahwa kita dicintai dan dipilih oleh orang yang bebas. Dengan meningkatkan rasa diri kita, menikmati kemandirian kita dan benar-benar menghargai kedekatan nyata yang kita rasakan dengan seseorang yang kita cintai, kita dapat memiliki diri sendiri di dalam diri kita sendiri. 


Dengan begitu, apa pun hasilnya, kita mendapat manfaat karena kita telah bertindak dengan integritas dan tetap setia pada diri kita sendiri, kualitas yang akan membantu kita dengan baik dalam jangka panjang hubungan apa pun.





Leave a Comment