IMG-LOGO
Home Tips Cinta Cara Mengatasi Konflik Tanpa Menyakiti Hati Pasangan
Tips Cinta

Cara Mengatasi Konflik Tanpa Menyakiti Hati Pasangan

by nat - June 8th, 2021 147 Views
Cara Mengatasi Konflik Tanpa Menyakiti Hati Pasangan

Konflik atau masalah ada hal yang umum dalam sebuah hubungan. Dengan konflik, sebetulnya, pasangan bisa menjadi lebih dewasa, saling mengenal karakter dan tahu cara menyelesaikan masalah. Tapi kalau sampai berlarut, apalagi hingga menyakiti hati masing-masing, konflik justru bisa menjadi penghancur hubungan. 


Bicara soal konflik, sebetulnya masalah ini bisa diatasi dengan komunikasi yang baik. Tapi masalahnya, melakukan komunikasi dalam keadaan emosional itu sangat sulit. Membuat frustasi. 


Karena itu, saat sedang mengalami konflik dengan pasangan, sebaiknya kalian memperhatikan hal ini. 


Baca Juga: 


1. Nggak berteriak 


(Tidak berteriak cara mengatasi konflik tanpa menyakiti hati pasangan. pixabay)


Saat keadaan makin panas, sudah pasti kalian akan sulit untuk tenang. Tapi ingat, usahakan untuk tidak berteriak. Karena hal itu justru akan membuat keadaan semakin tidak terkontrol. Pasangan tidak akan takut dengan teriakan kamu. Dia justru akan semakin emosional, dan bisa membalas teriakan kamu. 


Cobalah diam sejenak, tarik napas, hindari dulu pasangan selama beberapa waktu. Bila sudah tenang, maka kamu bisa kembali ke pasangan dan mencoba berkomunikasi dengan baik. 


Kamu ini marah kenapa? 

Aku bikin salah apa? 

Kamu mau ngomong apa? Aku akan dengerin kamu

dan sebagainya. 


Percaya deh, kalau kamu tenang, pasangan juga akan tenang dan bisa mengungkapkan perasaan atau kekesalan mereka yang menjadi sumber konflik. 


Oh iya, saat lagi bicara dari hati ke hati, disarankan untuk tetap mempertahankan kontak mata. Hilangkan gangguan seperti handphone, TV dan sebagainya. 

2. Pilih waktu yang tepat untuk menyelesaikan masalah


(Timing yang pas cara mengatasi konflik tanpa menyakiti hati pasangan. pixabay)


Menyelesaikan konflik tidak harus tergesa-gesa. Alih-alih selesai, konflik justru akan melebar, karena situasi emosional yang bisa tak terkendali. 


Apalagi, bila saat mengalami konflik, kamu dalam keadaan lelah, stres bekerja, dan lapar. Hal itu bisa membuat keadaan menjadi lebih buruk. 


Karena itu, timing untuk menyelesaikan konflik juga harus diperhatikan. Bila tidak bisa diselesaikan hari ini, bisa ditunda hingga besok, atau saat keadaan yang lebih baik untuk membuka komunikasi. 


Saat keadaan menunda itu, lebih baik kamu mengajak pasangan untuk saling diam sejenak, dan menjelaskan akan membicarakan persoalan ini bila keadaan diri sudah tenang. 

3. Perhatikan nada bicara 


(Perhatikan nada bicara cara mengatasi konflik tanpa menyakiti hati pasangan. pixabay)


Ini adalah hal yang sulit dikontrol. Dalam keadaan emosi, seseorang bisa saja meledak dan berteriak. Atau bisa juga bernada lembut namun menggunakan kalimat sarkasme dan merendahkan dia. 


Hal ini tidak akan meredakan konflik. Yang ada pasangan bisa menjadi lebih sakit hati bila kamu melontarkan kalimat sarkasme dan merendahkan dia. 


Selain itu, kami juga menyarankan untuk tidak mencoba berkomunikasi untuk menyelesaikan konflik via chat. Sebab, tulisan dalam pesan teks bisa membuat orang yang membacanya salah paham. 


Karena itu, menyelesaikan konflik lebih baik dilakukan secara tatap muka, dengan memperhatikan nada bicara. To the point, tidak berteriak, tidak sarkasme, langsung ke inti permasalahan. Dengarkan persoalan, menerima kesalahan bila memang berbuat salah, dan berjanji untuk mengevaluasi diri. 

4. Ingat kalian itu saling mencintai 


(Ingat kalian saling mencintai  cara mengatasi konflik tanpa menyakiti hati pasangan. pixabay)


Pasangan cenderung terbawa suasana emosi saat sedang kesal. Tapi perlu diingat bahwa orang menyebalkan di depan kamu, adalah orang yang sangat kamu cintai. 


Karena itu, dalam keadaan konflik, kalian harus tetap saling hormat, tidak menggunakan kekerasan fisik, saling mendengarkan keluhan, dan mencari jalan keluarnya. 


Perlu diingat, konflik itu perlu jalan keluar. Kalau saling menyerang dan menyakiti, konflik tidak akan pernah tuntas. Pun bila kalian bubar. Konflik tersebut  akan tetap ada. 

5. Empati 


(Empati cara mengatasi konflik tanpa menyakiti hati pasangan. pixabay)


Empati adalah kemampuan untuk memahami perasaan orang lain. Ketika kamu memiliki empat tentang pasangan, kamu akan bisa menempatkan diri pada posisi pasangan. Sehingga bisa melihat sesuatu dari sudut pandang pasangan. 


Misal, pasangan marah karena kamu selalu pulang malam. Bila kamu memiliki empati, kamu bisa menempatkan diri dalam posisi pasangan. Ternyata, pasangan kamu marah, karena tidak ketakutan di rumah sendirian karena kamu pulang larut. Atau pasangan sangat khawatir karena kamu belum pulang ke rumah saat tengah malam dan sebagainya. 

6. Belajar memaafkan


(Belajar memaafkan cara mengatasi konflik tanpa menyakiti hati pasangan. pixabay)


Salah satu cara untuk menghindari sakit hati akibat konflik adalah belajar untuk saling memaafkan. Mengatakan maaf memang mudah. Tapi, memaafkan ternyata jauh lebih sulit daripada meminta maaf. 


Karena itu, konflik sebetulnya mengajarkan pasangan menjadi lebih dewasa. Bagaimana berkomunikasi dengan baik, menahan emosi, mencari jalan keluar, dan memaafkan kesalahan pasangan. 


Komunikasi sangat berperan untuk mengatasi konflik yang terjadi antara pasangan. Konflik akan bisa selesai dengan baik bila terjadi komunikasi yang baik. Sehingga konflik tidak saling menyakiti satu sama lain. 


Kunci komunikasi yang baik adalah belajar mendengarkan, saling menghormati, mencoba melihat situasi dari sudut pandang pasangan dan saling maafkan. Semoga kiat-kiat ini bisa membantu persoalan dalam mengatasi konflik yah. 


Artikel Lainnya


Leave a Comment