IMG-LOGO
Home Tips Cinta Benarkah Rasa Nyaman Sama Dengan Cinta?
Tips Cinta

Benarkah Rasa Nyaman Sama Dengan Cinta?

by admin - January 31st, 2021 236 Views
Benarkah Rasa Nyaman Sama Dengan Cinta?

Konon, rasa nyaman dapat berujung kepada cinta. Benarkah? Banyak yang mengatakan ketika dalam proses PDKT, kita perlu membangun dan memberikan rasa nyaman pada calon pasangan, dan ini dapat meningkatkan kemungkinan timbulnya rasa cinta. 


Ada juga yang berdalih, ketika terlalu nyaman malah aneh rasanya kalau dijadikan pacar. Ujung-ujungnya malah masuk area friendzone. Lalu, bagaimana batasan antara rasa nyaman dan cinta? Apa rasa nyaman masih valid untuk dijadikan ‘senjata’ mendekati calon pacar?


Lalu bagaimana dengan cinta? Banyak yang berharap cinta sebagai suatu perasaan yang fantastis, yang berbeda dengan lainnya, yang unik. Mungkin sebagian besar dari kita mendapatkan idealisme cinta yang ada dalam film romantis, sehingga kita mengharapkan sesuatu yang ‘wah’ dari rasa cinta. 


Cinta bukan hanya perasaan semata. Ia adalah sebuah kondisi yang perlu diusahakan dan tidak mudah untuk dijalani. Cinta mungkin berawal dari rasa ketertarikan, yang kemudian berkembang menjadi rasa cinta. 



Kenyamanan berbeda dengan ketertarikan

Rasa nyaman dapat timbul karena keakraban, atau kebiasaan. Ini dapat muncul ketika kita berada dalam situasi atau rutinitas yang sudah familiar. Ketika kita merasa ‘terhubung’ dengan seseorang, obrolan yang nyambung, hobi yang sama, hingga selera humor yang sama. 


Rasa nyaman Ini dapat terjadi dalam banyak hubungan. Hubungan romantis, pertemanan, keluarga.


Ketertarikan adalah sesuatu yang berbeda, ini muncul karena adanya minat terhadap suatu kualitas yang dilihat pada orang lain. Bisa ketertarikan fisik, atau rasa tertarik pada kepintaran seseorang, gaya bicaranya, rasa humornya, dan masih banyak lagi. Rasa tertarik bisa muncul begitu saja, atau ketika kamu sudah mengenal seseorang lebih dalam.


Rasa tertarik dapat berujung pada cinta, atau tidak

Seseorang akan lebih cenderung ingin menjadikan orang lain sebagai pasangannya ketika ada rasa tertarik. Rasa tertarik membuat kita ingin mengenal seseorang lebih dalam, dan mengharapkan ia adalah orang yang menjadi pasangan kita.

Rasa tertarik juga bukan serta merta berarti akan berujung pada rasa cinta. Ini adalah tahap awal bagi seseorang untuk memusatkan perhatiannya kepada orang lain. 


Cinta adalah jangka panjang

Cinta bukanlah perasaan yang muncul begitu saja. Kalau kamu mendadak bilang cinta seseorang padahal belum mengenal dia begitu dalam, bisa jadi kamu hanya tertarik padanya. Cinta membutuhkan komitmen dan kesadaran penuh untuk berusaha bersama dengan orang yang kamu cintai. Dalam menjalani hubungan yang didasari dengan rasa cinta, berarti kamu saling menghargai satu sama lain, berkomitmen, dan memiliki rasa ketertarikan yang berujung kepada cinta.


Dari sini, akan timbul rasa nyaman, karena adanya keakraban satu sama lain, dan rasa aman karena kalian saling memiliki.





Jadi, apakah rasa nyaman sama dengan cinta? Belum tentu sepenuhnya. Rasa nyaman tanpa ketertarikan mungkin berujung kepada friendzone kalau kita bicara mengenai hubungan asmara. Tetapi, cinta sudah tentu memberikan rasa nyaman kepada pasangan satu sama lain.

Leave a Comment