IMG-LOGO
Home Putus Cinta Kenapa Perempuan Susah Move On?
Putus Cinta

Kenapa Perempuan Susah Move On?

by nat - December 14th, 2020 168 Views
Kenapa Perempuan Susah Move On?

Kenapa perempuan susah move on? Pertanyaan itu sering sekali dilontarkan oleh para wanira yang mengalami putus cinta. Faktanya memang seperti itu, wanita itu memang cenderung lebih lama mengalami masa transisi setelah putus cinta dibandingkan dengan pria. 


Hal tersebut diperkuat dengan hasil penelitian Binghamton University, New York, Amerika Serikat. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa perempuan lebih susah move on karena merasa menjadi pihak yang paling tersakiti akibat putus cinta. 


Karena merasa tersakiti, perempuan menjadi lebih sulit untuk membuka hati, dan menerima orang lain. 


Selain alasan tersebut, masih ada beberapa ulasan lainnya lho kenapa perempuan susah move on? 


Ingin tahu lebih lanjut kenapa perempuan susah move on? Simak langsung yuk penjelasannya di bawah ini.  


BACA JUGA: Merasa Bersyukur Penting, tapi Tidak Cukup


Punya Cinta yang Lebih Dalam daripada Pria 



(Cintanya lebih dalam - kenapa perempuan susah move on. pixabay)


Penelitian Universitas Binghamton meminta lebih dari 5000 orang yang pernah atau sedang mengalami putus cinta. Mereka diminta untuk menilai skala rasa yang dialami. Dan hasilnya, kaum perempuan menilai rasa sakit akibat putus cinta sangat tinggi. Skalanya jauh lebih tinggi daripada kaum pria. 


Dan alasan para perempuan menyatakan sangat sakit hati karena mereka mengaku sangat serius ketika menjalin hubungan. Juga memiliki cinta yang sangat dalam terhadap pasangannya. 


Karena itu, ketika mereka putus cinta, kaum perempuna, kebanyakan, menjadi sangat susah untuk move on. 


Lebih Rentan Depresi karena Selalu Memikirkan Masa Lalu



(Lebih rentan depresi - kenapa perempuan susah move on. pixabay)

Setelah putus cinta, ternyata kaum perempuan lebih rentan menderita depresi, stres, sedih berkepanjangan daripada kaum laki-laki. Penyababnya adalah mereka tidak bisa menghilangkan memori masa lalu saat sedang menjalin hubungan dengan mantan pacarnya. 


Hal itu bisa terjadi karena kaum perempuan lebih sering menggunakan perasaannya daripada logika. Sehingga saat sedih, logika mereka akan tertutup dengan perasaan sedih yang amat dalam. 


Sementara kaum laki-laki justru lebih jarang depresi karena bisa meluapkan kesedihan dengan kemarahan. Laki-laki umumnya meluapkan emosi kesedihan dengan amarah, namun hal itu bisa diatasi dengan waktu yang relatif singkat. 


Faktor laki-laki yang cenderung menggunakan logika daripada perasaan juga sangat berpengaruh dalam mengatasi rasa sedih dan sakit hati akibat putus cinta. 


Perempuan Suka Membagikan Kesedihan 



(Suka membagikan kesedihan - kenapa perempuan susah move on. pixabay)


Alasan selanjutnya kenapa perempuan susah move on, karena mereka suka sekali membagikan kesedihan dengan cara bercerita kisah kepada teman atau keluarga. 


Ironisnya, setelah bercerita dan berbagi kesedihan, mereka justru teringat lagi tentang memori bersama si mantan pacar. Hal itulah yang justru membuat mereka menjadi susah move on. 


Sedangkan laki-laki, umumnya, akan mencari cara untuk menghilangkan kesedihan. Misal dengan traveling, olahraga, dan cari pasangan baru, untuk mencari kenyamanan baru.


BACA JUGA: Kunci Kebahagiaan Hubungan: Buang Ekspektasi Berlebihan


Menyalahkan Diri 



(Menyalahkan diri - kenapa perempuan susah move on. pixabay)


Selain itu perempuan juga lebih menyalahkan diri sendiri ketika putus cinta. Hal itu terjadi karena saat putus, perempuan kesulitan untuk keluar dari energi negatif. Sehingga kaum perempuan selalu berpikir kalau merekalah penyebab gagalnya hubungan. Tidak bisa membahagiakan pasangan, sehingga mengakibatkan gagalnya hubungan. 


Karena dilingkupi hal-hal negatif tersebut, banyak kaum perempuan yang menjadi tidak percaya diri untuk memulai hubungan yang baru. Takut gagal, umumnya. Sehingga mereka cenderung untuk menutup hati ketika ada pria lain yang mendekatinya. 


Membandingkan Mantan dengan Pria Lain



(Membandingkan terus mantan - kenapa perempuan susah move on. pixabay)


Banyak juga wanita yang tidak bisa move on karena selalu membandingkan mantan pacarnya dengan pria lain yang sedang mendekatinya dan baru dikenalnya. 


Ironisnya, karena masih dilingkupi energi negatif, perempuan justru lebih cenderung si mantan masih lebih baik daripada pria baru yang dikenalnya tersebut. Padahal hal itu belum tentu. Bisa saja pria baru tersebut jauh lebih baik dari si mantan. 


Karena setiap orang memiliki karakter yang berbeda. Sehingga pastinya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. 


BACA JUGA: Pentingnya Belajar Kepemimpinan Diri 


Nah itulah penjelasan kenapa perempuan susah move on. Sudah tahukah penyebabnya, yuk berusaha move on, karena itu lebih baik daripada kamu terus terjebak di situasi yang tidak menyenangkan. 

Baca juga artikel-artikel lain dari belajardrcinta.com yuk: 


Cara Cari Pacar yang Bisa Sampai Nikah


Seperti Inilah Laki-laki Ketika Baru Putus 


Cara Menyatakan Cinta ke Teman Sendiri, Anti Gagal

 

Tanda wanita jatuh cinta kepadamu, Ketahu Jangan Sampai Dia Ilfeel 


Cara Romantis kepada Istri, Dijamin Istri Bahagia Lahir Batin 








Leave a Comment