IMG-LOGO
Home Blog Cara Putus Hubungan yang Gak Pakai Drama
Putus Cinta

Cara Putus Hubungan yang Gak Pakai Drama

by nat - December 11th, 2020 49 Views
Cara Putus Hubungan yang Gak Pakai Drama

Hai BDC Lovers, kali ini belajardrcinta.com mau membahas soal cara putus. Banyak dari kalian yang ternyata terjebak dari situasi hubungan yang rumit karena bingung tentang cara putus. 


Hmmm, sebaiknya daripada kalian terjebak dalam situasi hubungan cinta yang rumit dan gak jelas masa depannya, putus bisa menjadi jalan keluar yang terbaik. Setelah putus kamu bisa mengevaluasi diri tentang kesalahan-kesalahan kamu yang membuat hubungan mu di masa lalu gagal. 


Evaluasi itu sangat penting lho kakak. Dengan evaluasi, kita bisa memperbaiki diri dan tidak mengulangi kesalahan yang sama bila sudah berhubungan dengan seseorang yang baru. 


Nah buat kalian yang sekarang lagi bingung tentang cara putus, simak langsung yuk penjelasan belajardrcinta.com di bawah ini. 


Baca juga: Seperti Inilah Laki-laki Ketika Baru Putus 


Ini Keputusan Sendiri, Bukan karena Orang Lain 



(Ini adalah keputusan sendiri - cara putus. pixabay)


Yang paling penting, yang harus kamu yakini, keputusan kamu untuk mengakhiri hubungan berasal dari diri kamu sendiri. Bukan dari orang lain yah. 


Jangan putus hubungan karena adanya desakan dari keluarga, teman, atau sahabat. Kamu harus yakini diri kamu dan mengevaluasi hubunganmu dengan dia seperti apa. Perasaan kamu terhadapnya saat ini seperti apa. 


Apakah hubunganmu dengannya sudah berubah? Apakah rasa cinta itu sudah hilang? Apakah komunikasi kalian semakin buruk? Pikirkan hal itu masak-masak sebelum mengakhiri hubungan. 


Soalnya banyak sekali alasan putus yang disebabkan adanya desakan dari pihak ketiga. Seperti dari sahabat sendiri, misalnya. “Dia kalau diajak ngumpul kok gak pernah mau ikut sih. Maunya antar jemput kamu doang. Sombong banget sih. Kalau aku jadi kamu, udah aku putusin orang yang kayak gitu.” 


Itulah salah satu contoh desakan dari pihak ketiga. Kalau ada desakan seperti itu usahakan kamu tidak terpengaruh yah. 


Cari Waktu yang Tepat untuk Dia 



(Cari waktu yang tepat - cara putus. pixabay)


Emang sih untuk putus sepertinya gak ada waktu yang sesuai. Kapanpun waktunya, entah saat dia lagi happy, ujungnya dia pasti akan sedih karena diputusin kamu. 


Nah yang terpenting di sini, kamu harus mencari tahu kondisinya sedang baik-baik aja saat hendak diputusin. 

Jangan putusin dia di saat dia sedang berduka karena ada familinya yang meninggal dunia, atau saat dia sedang mengalami musibah. 


Kalau dia sedang mengalami hal tersebut, lebih baik kamu menunda untuk mengakhiri hubungan. Kalau kamu nekat melakukan hal tersebut, dia akan sangat membenci kamu. Kamu akan dicap sebagai orang yang tidak punya perasaan. Dan dia bisa saja membenci kamu seumur hidupnya. 


So, jangan egois yah. Pilih waktu yang tepat, biar gak jadi drama baru.

Jangan Bertele-tele, To The Point! 



(Jangan bertele-tele - cara putus. pixabay)


Inilah hal yang bikin putus hubungan menjadi drama baru. Saat ngomong putus, yang ada kamu jadi terbawa emosi. Apalagi ketika pasangan kamu memohon-mohon biar gak diputusin. Yang ada niat kamu jadi putus, karena terbawa emosi, kamu jadi memberikan kesempatan lagi untuk dia. 


Padahal, kamu sudah memberikan banyak kesempatan kepada dia. Tapi dia tetap saja sama, tetap tidak bisa berubah. 


Nah biar hal ini tidak terjadi. Kamu harus mencatat apa yang akan kamu ucapakan kepada dia.

Kamu juga bisa mengira-ngira seperti apa jawaban dia dan membuat counter jawaban tersebut. 


Dengan membuat catatan, kamu dapat terhindar dari emosi, dan tekad kamu untuk bisa memutuskan hubungan semakin kuat. 


Oh yah selain membuat catatan, kamu juga bisa melatih ucapanmu di kamar sebelum bertemu dia. Anggaplah seperti kamu akan melakukan presentasi yang membutuhkan kesiapan. 


Cari Tempat yang Sepi dan Katakan Langsung



(Jangan di tempat ramai - cara putus. pixabay)


Alangkah baiknya kalau kamu ingin putus hubungan, kamu melakukannya secara langsung. Selain itu kamu juga harus melakukannya di tempat yang tidak ramai. Sehingga kamu bisa fokus ke inti persoalan. 


Kenapa jangan di tempat ramai atau tempat umum? 


Duh kebayang gak kalau dia nangis saat kamu putusin. Atau kalau dia marah saat mendengar kamu putusin dia. Dia akan jadi tontonan banyak orang yang berada di situ. Dia akan malu, dan pastinya kamu juga akan malu, karena membuat kegaduhan di tempat umum. 


So, karena itu kalau kamu memutuskan hubungan carilah tempat yang nyaman, yang sepi, yang bisa membuat kamu leluasa mengucapkan kalimat putus. 


Oh iya, janganlah juga kamu memutuskan hubungan lewat telepon atau via chat yah. Karena hal itu akan tambah menyakiti hatinya. Bagaimana juga kamu dan dia pernah saling menyayangi dan pernah menghabiskan waktu lama berdua. 


Hargai dan hormati dia dengan mengatakan secara langsung kalau kamu hendak mengakhiri hubungan ini. Cara ini juga bisa membuat kisah cinta kamu dengan dia berakhir baik-baik dan tanpa drama. 


Baca juga: Merasa Bersyukur Penting, tapi Tidak Cukup


Gimana kalau putusnya lewat chat? 


Wah cara putus seperti ini yang bikin drama. Dia pasti akan sangat terkejut, bahkan marah. Dia pasti akan meminta kamu menemuinya, agar dia bisa mendapatkan penjelasan secara langsung. 


Dan, semakin kamu menghindar, semakin gencar juga dia mengejar kamu untuk meminta penjelasan. Dia akan mencari kamu kemanapun. Ke rumah kamu, ke kampus, ke rumah teman kamu, dan ke mana-mana. Duh jadi drama banget kan.


Tegas, Jangan Plin plan 



(Harus tegas - cara putus. pixabay)


Saat hendak diputusin, pastinya pasangan kamu akan melakukan berbagai cara biar kamu gak jadi melakukan hal itu. Kebanyakan, dia akan meminta kamu untuk menunda keputusan untuk sementara waktu. 


“Kasih aku waktu sebulan lagi, pleaseee….” 
“Aku janji aku pasti aku akan berubah.” 
“Bagaimana kalau kita break dulu, biar kamu bisa berpikir lebih jernih.” 


Kalimat-kalimat di atas bisa membuat kamu galau dan bikin kamu berpikir ulang. 


Karena itu, kuatkan tekad kamu, jangan sampai kamu terpengaruh apapun perkataan dia. Dan kalau dia tetap memaksa kamu untuk berpikir ulang. Katakan lagi kalau kamu putus secara tegas, dan tinggalkan dia. 


Baca juga: Kunci Kebahagiaan Hubungan: Buang Ekspektasi Berlebihan


Jangan Saling Menyalahkan 



(Jangan saling menyalahkan - cara putus. pixabay)


Hindari menyalahkan atau mengungkit kesalahan dia saat hendak berkata putus. “Aku mau putus soalnya kamu begini..begini...begini…” 


Hal itu justru akan membuat situasi jadi semakin rumit. Dan kemungkinan besar dia juga akan balik menyerang kamu. “Ya aku begini, karena kamu begitu.” 


Nah biar kamu tidak terjebak persoalan baru, lebih baik kamu mencari alasan putus yang netral. “Kita sudah gak cocok”, “komunikasi kita udah jelek banget”, atau alasan lain yang tidak memojokkan dia.  


Baca juga artikel-artikel menarik belajardrcinta.com yang lainnya: 


Cara Romantis kepada Istri, Dijamin Istri Bahagia Lahir Batin 


Cara Cari Pacar yang Bisa Sampai Nikah


Pentingnya Belajar Kepemimpinan Diri 


Cara Menyatakan Cinta ke Teman Sendiri, Anti Gagal

 

Tanda wanita jatuh cinta kepadamu, Ketahu Jangan Sampai Dia Ilfeel 



Leave a Comment