IMG-LOGO
Home Blog Kenapa Suami Sering Marah, Ketahui Penyebabnya dan Ini Solusinya
Family

Kenapa Suami Sering Marah, Ketahui Penyebabnya dan Ini Solusinya

by nat - December 14th, 2020 48 Views
Kenapa Suami Sering Marah, Ketahui Penyebabnya dan Ini Solusinya

Kenapa suami sering marah? Banyak istri yang keheranan kok tiba-tiba suaminya sering marah. Apalagi kalau kalian yang baru menikah dan menjalani rumah tangga. Pastinya kalian akan terkejut dengan kemunculan karakter atau sifat suami yang sebelumnya tidak kalian ketahui. 


Salah satunya adalah marah. Dulu saat pacaran, dia sangat baik dan penyayang. Tapi kini, setelah menikah, dia menjadi sering marah. Kenapa yah? 


Atau kasus lain juga banyak terjadi. Suami yang kamu kenal sangat sabar, tapi kini kok tiba-tiba jadi sering marah. Istri salah dikit, dia marah. Anak-anak rewel di rumah, dia marah. 


Nah untuk menjawab persoalan ini, belajardrcinta.com akan memberikan penjelasan ke kalian tentang kenapa suami sering marah. 


Simak langsung yuk penjelasannya di bawah ini. 


BACA JUGA: Cara Cari Pacar yang Bisa Sampai Nikah


Ada Trauma di Masa Lalu Dia 



(Punya trauma masa lalu - kenapa suami sering marah. pixabay)


Buat kalian yang baru menikah, mungkin kalian akan keheranan menghadapi suami yang ternyata pemarah. Ayo segera ketahui penyebabnya. Tanyakan lagi kepadanya tentang masa lalu dia, ketika dia masih kecil. 


Jangan-jangan, kemarahan dia saat ini akibat pengaruh atau trauma masa kecil. Perhatikan juga keluarga suami. Apakah keluarganya juga sulit mengendalikan emosi dan pemarah? 


Soalnya, berdasarkan Psychology Today, emosi atau amarah saat dewasa terbawa akibat trauma masa kecil. Bila saat kecil anak sering dimarahi, maka saat dewasa dia akan menjadi orang yang mudah marah. 


Stres atau Sedang Mengalami Kegagalan 



(Stres - kenapa suami sering marah. pixabay)


Kebanyakan laki-laki akan melampiaskan kegagalannya dengan amarah. Hal itu yang kerap terjadi pada kebanyakan suami. Bila sedang mengalami kegagalan, seperti kendala di kantor, masalah dengan atasan, suami secara tidak sadar, justru melampiaskan hal tersebut di rumah. 


Begitupun bila laki-laki atau suami sedang mengalami stres. Dia akan memendam hal tersebut sampai tak tertahankan, lalu melampiaskannya dengan amarah. Ironisnya amarah itu terjadi di rumah, ketika anak sedang rewel, atau istri melakukan suatu kesalahan. 


Kurang Perhatian 



(Kurang perhatian - kenapa suami sering marah. pixabay)


Kurangnya rasa perhatian dari istri bisa juga membuat emosi suami memuncak. Biasanya hal ini terjadi kepada istri yang bekerja kantoran. Karena bekerja, membuat komunikasi suami istri berkurang, yang berujung pada kurangnya keharmonisan. 


Ironisnya, bila merasakan hal tersebut, para suami kebanyakan akan memendam, bukan berbicara dari hati ke hati dengan istri. Akibatnya ketika suami tak lagi mampu menahan rasa kecewa, dia akan melampiaskannya dengan amarah. 


BACA JUGA: Seperti Inilah Laki-laki Ketika Baru Putus 


Lantas apa yang harus dilakukan istri untuk menghadapi suami yang marah? 


Diam, Masuk Kamar, Jangan Dulu Bicara 



(Lebih baik diam bila suami sedang marah. pixabay)


Orang yang lagi marah adalah orang yang tidak bisa mengendalikan emosi. Bila kamu berada dalam kondisi seperti ini, daripada kamu bicara dan ujung-ujungnya tetap salah atau disalahkan, lebih baik kamu diam, jangan dulu bicara kepadanya. 


Tunggulah sampai beberapa saat atau hingga emosi suami kamu mereda. Lalu bicaralah baik-baik kepadanya. Tanyakan tentang kondisi kantor dan cari tahu penyebab dia marah hingga meluapkan emosinya yang besar. 


Jangan Membalas dengan Amarah 



(Jangan ikut marah bila suami sedang marah. pixabay)

Kadang kita akan turut emosi bila menghadapi seseorang yang marah. Emosi terjadi karena kita merasa lebih kuat atau lebih benar daripada orang tersebut. Tapi hal itu justru tidak menyelesaikan masalah. Malah hanya akan memperburuk kondisi. 


Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) sering terjadi karena saling balas makian. Suami yang tersulut omongan atau makian dari kamu, cenderung melakukan kekerasan fisik.  


Karena itu, saat suami marah, janganlah membalasnya dengan amarah. Usahakan agar kamu tetap bersikap tenang. Kamu harus ingat, saat suami, dia sedang tidak bisa mengontrol dirinya. Ingat juga, bersikap tenang bukan berarti kamu kalah. Tidak ada menang dan kalah untuk mengatasi masalah.  


Beri Dia Waktu 



(Biarkan dia sendiri. pixabay)


Bila dia tetap emosi dan marah, meski kamu sudah tenang dan berupaya membangun komunikasi yang baik dengannya, maka berikanlah dia waktu sendiri untuk mengatasi emosinya. 


Kamu bisa mengizinkannya untuk pergi ke suatu tempat, atau membiarkan dia menemui teman-temannya, agar emosinya bisa kembali tenang. 


“Daripada kamu marah-marah dan emosi, lebih baik saat ini kamu main yah sama teman-teman kamu, mungkin setelah itu kamu bisa lebih santai.” 


Nah itulah sejumlah alasan kenapa suami sering marah dan hal yang harus kamu lakukan ketika suami sedang dalam emosi yang sangat tinggi. 


BACA JUGA: Pentingnya Belajar Kepemimpinan Diri 


Semoga penjelasan di atas dapat membuat keluarga kamu semakin harmonis yah. 


Oh iya jangan lupa untuk membaca artikel-artikel menarik lainnya dari belajardrcinta.com. 


Cara Menyatakan Cinta ke Teman Sendiri, Anti Gagal

 

Tanda wanita jatuh cinta kepadamu, Ketahu Jangan Sampai Dia Ilfeel 


Cara Romantis kepada Istri, Dijamin Istri Bahagia Lahir Batin 


Merasa Bersyukur Penting, tapi Tidak Cukup


Kunci Kebahagiaan Hubungan: Buang Ekspektasi Berlebihan



Leave a Comment