1

Saat Istri Menangis, Jangan Pernah Ucapkan Hal Ini

Wanita adalah makhluk yang sangat sensitif, mereka kerap menggunakan perasaan ketimbang pikiran yang logis, tak heran istri menangis saat menghadapi kondisi yang membuat emosi bergejolak.

Sebagai suami, saat istri menangis, kalian hendaknya berusaha menenangkan mereka. Tapi hati-hati, jangan salah berkata. Sebab kalau hal itu terjadi, istri justru semakin sedih, bahkan bertambah marah. 

Karena itu, pada kesempatan kali ini, belajardrcinta.com akan memberikan tips saat istri menangis, sehingga para suami dapat melakukan hal yang tepat. 

Apa saja yang yang harus dilakukan suami saat istri menangis? Simak ulasannya di bawah ini yah. 

BACA JUGA: 

1. Kenapa Pria Bisa Cinta Mati, Ternyata karena Hal Ini
2. Lakukan Hal Ini kalau Pacar Tidak Mau Putus
3. Alasan Kenapa Wanita Bisa Nyaman ke Pria
4. Saat Pria Ada Masalah, Begini Cara Mereka Menghadapinya
5. Cara Minta Maaf yang Baik ke Pasangan 

Sudah Gak Usah Nangis!


(Ilustrasi istri menangis. pixabay)

Melarang istri  menangis bukanlah solusi. Apalagi saat ini, istri kamu sedang dalam keadaan yang emosi. Berikanlah waktu untuk dia meluapkan emosinya. 

Tunggu hingga tenang, lalu dekati dia, peluk dia, minta maaf kalau kamu yang menyebabkan dia sedih hingga menangis. 

Lalu ajaklah dia berbicara dari hati ke hati. Cari tahu di mana letak kesalahan kamu atau penyebab yang membuat dia menangis. 

Berilah solusi kalau kamu bisa memberikannya saat itu juga. Atau kalau belum punya solusi, ucapkanlah kata-kata positif yang bisa membangkitkan semangatnya. 

Lupain Aja Masalahnya!


(Ilustrasi saat istri menangis. pixabay)

Yang namanya masalah tidak akan mudah untuk diselesaikan, apalagi dilupakan. Kalau kamu mengatakan, “sudah lupain aja masalahnya,” ucapan itu sama sekali gak ngebantu, malah bisa membuat istri kamu semakin histeris. 

Sebab, dia akan menganggap kamu menyepelekan masalah yang tengah dia alami. Sebagai suami kamu harus membantu dia mengatasi masalah tersebut. 

Kamu bisa menawarkan diri agar dia mau membagi beban dan masalahnya. Jika masalah dipikul bersama, kalian akan lebih mudah untuk menemukan jalan keluarnya. 

Itu Kan Cuma Sepele!


(Ilustrasi saat istri menangis. pixabay)

Sepele adalah sebuah pandangan yang bersifat subjektif. Sehingga bisa jadi masalah itu sepele untuk kamu, tapi tidak untuk istri kamu. Mungkin bagi dia masalah itu sangat besar hingga membuatnya kesulitan dan akhirnya menangis. 

Bila menurut kamu masalah itu hal yang kecil, janganlah mengatakan kalau itu hal sepele. Lebih baik kamu membuat istri kamu tenang, lalu menawarkan solusinya. Atau segera membantunya agar masalah yang dia hadapi cepat selesai. 

Selain hal di atas, ternyata istri menangis juga disebabkan oleh perilaku suami lho. 

Apa saja perilaku suami yang bisa membuat istri menangis? 

Suami Suka Bohong dan Tidak Ada Kabar 


(Istri menangis karena suami berbohong. pixabay)

Sebagai suami sangat salah kalau kamu terus berbohong kepada istri. Kamu mungkin beranggapan lebih baik bohong daripada jujur tapi menyakiti istri. Itu salah besar. Apalagi kalau kamu bohong hanya untuk kesenangan kamu sendiri. 

Bila istri tahu akan hal itu, dia akan sangat kecewa terhadap ulahmu. Kamu harus tekankan, tidak ada kebohongan yang akan berakhir manis. Setiap kebohongan justru akan berakhir dengan keburukan. 

Suami Kasar Bahkan Terhadap Anak 


(Istri menangis karena suami kerap berlaku kasar. pixabay)

Sebagai pria kamu mungkin memiliki sifat yang emosional. Coba lihat bagaimana istri dan anak kamu saat kamu dalam keadaan emosional dan marah. Ya, mereka sangat ketakutan. Bahkan tidak berani untuk bertemu kamu. 

Kamu ingin menciptakan suasana seperti itu? Bila kamu seorang yang emosional, saat sedang marah, lebih baik kamu segera menyendiri dan pergi ke luar rumah sejenak. Temukan dan lakukan hal-hal yang bisa membuat kamu tenang.

Setelah tenang, kamu bisa kembali ke rumah dan berbicara dengan istrimu, bila ternyata dia menyebabkan kamu menjadi marah. Masalah yang dikomunikasikan tanpa emosi akan lebih mudah untuk diatasi. 

Suami Tidak Memprioritaskan Keluarga 


(Istri menangis karena suami tidak memprioritaskan keluarga. pixabay)

Sebagai orang yang mencari nafkah, kamu pasti giat bekerja. Tapi saking giatnya kamu tetap tidak boleh melupakan keluarga. Ingat kamu bekerja keras untuk keluarga kamu. Bukan untuk diri kamu sendiri. 

Karena itu di sela-sela kesibukan kamu wajib untuk memprioritaskan keluarga. Hubungilah istrimu di jam istirahat, atau bahkan bila kamu terpaksa lembur. Kabari keluargamu agar mereka tidak cemas. 

Kabari pula kalau kamu memiliki rencana untuk bertemu teman-teman kamu. Bahkan kalau perlu ajaklah istrimu, agar dia juga tidak jenuh di rumah karena lelah mengurus anak-anak. 

Membuka Keburukan Istri 

Kehidupan rumah tangga memang penuh lika liku. Kadang saat kesal kepada istri, kamu justru membuka keburukan istri kepada teman kamu. Jangalah lakukan hal tersebut. 

Dengan membuka keburukan istri sama artinya kamu membiarkan borok kamu terlihat. Teman memang akan mendengarkan keluh kesah kamu. Tapi ingat, dia juga bisa menilai kalau kamu seorang pengkhianat. 

Bila keburukan istri (yang merupakan orang paling dekat) saja kamu buka, apalagi keburukan orang lain. Bukan tidak mungkin dengan mudahnya kamu membuka keburukan orang lain, kebobrokan kantor kamu dan sebagainya. 

Kamu akan dianggap sebagai orang yang tidak bisa dipercaya. Dan hal itu sangat merugikan kamu. 

Seperti Inilah Laki-laki Ketika Baru Putus 

Merasa Bersyukur Penting, tapi Tidak Cukup

Kunci Kebahagiaan Hubungan: Buang Ekspektasi Berlebihan

Pentingnya Belajar Kepemimpinan Diri 

Cara Menyatakan Cinta ke Teman Sendiri, Anti Gagal

About the author
It's me
Family Pernikahan

Related

Login for comment

There are no comments yet.

Be the first to comment here.