4,999

Setelah mempelajari pentingnya belajar cinta, ternyata selama ini kita terjebak dengan rasa cinta itu sendiri. Tentu saja, rasa cinta sangat berbeda dengan rasa sayang. Daripada kamu bingung, langsung saja simak Perbedaan Cinta dan Sayang menurut versi BDC ini ya.

1. Sayang itu nyaman, nyaman belum tentu cinta

nyaman belum tentu cinta
“Uwuwuwuwu”

Hal yang dapat diukur dari sebuah perbedaan rasa cinta dan rasa sayang adalah pada letak kenyamanan. Memang betul, rasa sayang dapat muncul ketika kamu sedang nyaman dengan seseorang. Rasa sayang merupakan cerminan dirimu yang ingin terus bertemu, ingin menghabiskan waktu dengannya, dan nyaman dengan segala tingkah lawan jenismu. Tapi beda dengan cinta, cinta tak mengenal kenyamanan. Buktinya apa? Banyak kok yang masih bertahan dengan hubungan yang tidak sehat dan penuh kekerasan. Itulah cinta, kadang walau diperlakukan buruk, dirimu terus mengalah dan menerima, walaupun kenyataannya kamu tidak nyaman sama sekali.

2. Sayang bisa muncul karena ambisi, cinta tidak

rasa sayang muncul karena ambisi
Mungkin dia cuma ingin menciummu saja

Mengapa ambisi? Karena rasa sayang bisa muncul ketika kamu penasaran. Layaknya kamu yang baru putus dan langsung jadian seminggu kemudian, ambisimu ini mungkin bisa membuatmu merasa sayang dengan sang pacar baru, namun jika ini hanyalah sebuah pelampiasan, akan butuh waktu lama untuk kamu benar-benar jatuh cinta padanya. Selain itu, jangan mudah terpengaruh mulut manis yang langsung mengatakan bahwa dia jatuh cinta padamu, siapa tahu dia hanya berambisi dengan wajah cantikmu, badan elokmu, dan harta kekayaanmu.

3. Rasa sayang itu menuntut

Rasa sayang itu menuntut
“Kamu harus jadi seperti apa yang aku mau!”

Perbedaan yang paling menonjol antara rasa cinta dan rasa sayang adalah tuntutan. Jika kamu memang benar-benar cinta, kamu takkan menuntut dia berubah untuk menjadi seperti apa yang kamu inginkan, pasanganmu bukanlah boneka, mereka punya caranya sendiri dalam menunjukkan rasa cintanya padamu. Jika kamu masih suka menuntut, kamu hanya berada di tahap sayang, belum sepenuhnya jatuh cinta.

Baca Juga  Kekuatan Cinta, Pria Ini Menikahi Kekasih yang Telah Menjadi Mayat

4. Cinta fokus pada memberi, tak harap kembali

cinta itu fokus memberi
Cinta seharunya penuh dengan ketulusan

Apa yang membedakan rasa sayang dengan cinta? Cinta hanya akan fokus memberi, kamu akan tetap memperhatikannya, walau kamu tahu dia memperhatikan orang lain. Kamu akan tetap memandangnya, walau kamu tahu di bola matanya ada sosok lain yang ia dambakan. Kamu tetap mengaguminya, walau kamu tahu dia lebih nyaman tertawa dengan orang lain. Terdengar bodoh bukan? Itulah cinta, tak perlu menuntut, tak juga perlu dibalas. Kamu yang mengerti cinta, berarti kamu juga mengerti ketika seseorang menjadi poros duniamu. Seakan-akan, dia adalah gravitasi yang selalu membuatmu jatuh berulang-ulang. Walau sakit, tapi kamu tak peduli, kamu tetap memberi dan tak harap kembali.

5. Rasa sayang berlangsung cepat, cinta sebaliknya

cinta butuh waktu
Kalo sampe tua sih, kalian emang bener-bener jatuh cinta

Baru kenalan sebulan langsung bilang cinta? Baru jadian seminggu langsung bilang cinta? Tunggu dulu, mungkin yang kamu rasakan hanyalah rasa sayang. Cinta itu butuh proses, butuh waktu, butuh banyak pengorbanan. Cinta butuh waktu bertahun-tahun, karena cinta merupakan hasil dari sebuah ketulusan. Jika kamu masih tidak percaya dengan pasangan, masih cemburuan, masih mengekang setiap gerakannya, masih menuntut banyak hal tentang dirinya, tentu itu bukanlah cinta. Karena cinta takkan seribet dan serumit itu.

Inilah perbedaan dari rasa sayang dan rasa cinta menurut versi BDC. Jadi, selama ini sebenarnya apa yang kamu rasakan? Sekedar sayang atau memang jatuh cinta seutuhnya? 🙂


Follow Instagram @belajardrcinta
Mau curhat cinta?
Curhat lewat LINE: @belajardrcinta

Kirim keluh kesah kamu ke: bdcinta@gmail.comcurhat@belajardrcinta.com

Comments

comments