Zaman memang telah berubah. Tak cuma kecanggihan teknologi sebagai pertanda perubahan zaman, hubungan cinta juga turut berubah seiring berubahnya era. Berdasarkan riset terbaru yang dipaparkan oleh Chinese Academy of Social Science, terungkap bahwa wanita saat ini lebih memilih laki-laki muda untuk menjadi suaminya.

Hal ini terang berbeda dengan perilaku wanita pada masa lampau, yang kebanyakan mencari pria lebih tua untuk jadi suaminya. Zaman dulu, wanita memilih pria lebih tua karena dianggap mampu mengayomi. Hidup wanita juga sangat tergantung terhadap pria lebih tua, karena mereka hanya tinggal di rumah, dan tidak bekerja.

Selain itu, ada juga norma yang seolah ‘melarang’ hubungan cinta wanita dengan pria lebih muda. Pria muda akan dianggap sebagai pecundang kalau berhubungan, apalagi sampai menikah dengan wanita yang lebih tua.

Menikah karena saran sahabat
Jiedi Lian, seorang wanita yang menikah di era 1990-an, mengaku pernah menikah dengan pria yang lebih muda, memutuskan untuk menceraikan pasangannya, karena persoalan usia. “Saat itu, menikahi pria lebih muda dianggap sebagai lelucon. Dia (suami saya) dianggap sebagai pecundang karena menikahi saya, yang lebih tua darinya. Saya tidak ingin keluarga saya dianggap sebagai lelucon, sehingga saya terpaksa bercerai dengannya,” kata Lian seperti dikutip dari worldofbuzz.

Namun, segala hal di atas telah berubah drastis. Wanita saat justru memilih pria lebih muda untuk menjadi suaminya. Alasannya tak lain karena ingin keseimbangan gender. Wanita tak ingin dikekang oleh pria. Wanita juga ingin mendapatkan pendidikan dan karier yang setara dengan pria. Dan wanita ingin kedudukan yang sama di dalam rumah tangga.

Berdasarkan riset, lebih dari 40 persen pernikahan pada tahun 2010, wanita tercatat menikahi pria lebih muda. Hal itu sangat berbanding terbalik dengan era 1990-an, di mana hanya 13 persen wanita yang ‘berani’ melawan norma, karena menikahi pria lebih muda.

perbedaan cinta dan sayang

Yang Siswei, wanita yang bekerja sebagai manajer public relation di salah satu perusahaan di Cina mengatakan kehidupannya pernikahannya sangat bahagia, meski menikahi pria yang lebih muda. “Pada generasi ayah saya, pria yang lebih tua dan sukses dianggap sebagai suami terbaik. Suami terbiasa mengendalikan istri mereka. Tapi di generasi saya, dan wanita saat ini, tidak begitu. Cinta tidak ada hubungannya dengan uang, pendidikan atau usia. Cinta adalah tentang hubungan dua manusia. Mengajarkan untuk saling berbagi, dan hubungan yang setara,” tuturnya.

Hal senada juga dikatakan Luo Aiping. Menurutnya, hubungan cinta bukanlah sebuah angka dan usia. “Pria tidak lagi bisa mengendalikan wanita (istrinya) sesuka hatinya karena merasa lebih tua dan lebih sukses. Pernikahan adalah keputusan hidup yang serius!” ucapnya.

Follow Instagram @belajardrcinta
Mau curhat cinta?
Curhat lewat LINE: @belajardrcinta

Kirim keluh kesah kamu ke: bdcinta@gmail.comcurhat@belajardrcinta.com

Comments

comments