1,122

Kondisinya seperti ini, ketika kamu sedang baper akibat seseorang yang mungkin perhatian dan menghabiskan banyak waktu denganmu, lalu kamu galau seketika. Saat itulah kamu memiliki banyak pertanyaan, mengapa ini bisa terjadi. Apakah karena sudah terlalu nyaman? Ataukah karena dirimu telah jatuh cinta? Benarkah rasa nyaman itu sama dengan cinta? Berikut penjelasannya.

Nyaman berbeda dengan cinta

rasa nyaman berbeda dengan cinta
Ternyata nyaman sama cinta itu hal yang berbeda, lho.

Jika pertanyaannya adalah benarkah rasa nyaman sama dengan cinta? Tentu jawabannya adalah tidak. Pada kondisi nyaman, kamu hanya terikat oleh hal-hal yang telah dilakukan oleh gebetanmu. Kamu suka bagaimana cara dia memperlakukanmu dan kamu sangat ingin mengulang dan mengulang perlakuan spesialnya itu. Cinta tidak seperti itu, banyak kok pasangan yang saling jatuh cinta tanpa adanya kenyamanan, pasangan LDR salah satunya. Apakah mereka nyaman dengan berjauhan? Tidak. Apakah mereka suka dengan perlakuan pasangan? Ketemu saja jarang. Tapi pasangan LDR masih bisa saling mencintai kan?

Friendzone adalah hasil dari sebuah kenyamanan tanpa cinta

friendzone
Hati-hati terperangkap friendzone!

Lalu apakah nyaman sama dengan cinta? Tentu tidak. Mengapa? Karena itulah muncul fenomena asmara yang biasa disebut “friendzone“. Ini adalah kondisi dimana kamu sangat mencintai gebetan, namun doi tidak dan hanya menganggapmu teman. Mengapa hanya sekedar teman? Ya karena rasa nyaman itu tadi, doi menganggap bahwa perlakuan spesialmu mudah didapatkan tanpa harus adanya cinta yang tumbuh di antara kalian. Dan hanya dengan menjadi teman, doi bisa mendapatkan perlakuan spesialmu setiap saat. Pastikan kamu tidak melakukan hal-hal yang bikin kamu cuma jadi friendzone. Jangan tawarkan kenyamanan sebelum ada ketertarikan. Hati-hati terperangkap friendzone!

Buatlah dia tertarik terlebih dahulu, baru buat nyaman

Tertarik dahulu, baru bikin nyaman
Buat dia tertarik dahulu, baru bikin nyaman 🙂

Karena rasa nyaman berbeda dengan cinta, maka beginilah urutan yang benar. Jika belum apa-apa kamu dapat menawarkan rasa nyaman, jangan harap akan ada cinta yang tumbuh di kemudian hari. Namun jika kondisinya dibalik, hasil yang didapat pun akan berbeda. Buatlah dia tertarik terlebih dahulu, buatlah dia jatuh cinta, lalu barulah tawarkan kenyamanan sehingga cintamu bisa tumbuh dari hari ke hari. Dan kamu akan semakin dijauhkan dari area friendzone.

Jadi, apakah rasa nyaman sama dengan cinta? Jawabannya adalah tidak! Penjelasan-penjelasan di atas akan membuka pikiranmu mengenai rasa nyaman dan cinta. Tawarkanlah kenyamanan setelah kamu menjamin bahwa dia sudah tertarik denganmu. Jangan lagi terjebak karena rasa nyaman ya! Karena jika nyaman terlebih dahulu, jangan harap akan ada cinta kemudian 🙂


Follow Instagram @belajardrcinta
Mau curhat cinta?
Curhat lewat LINE: @belajardrcinta

Kirim keluh kesah kamu ke: bdcinta@gmail.comcurhat@belajardrcinta.com

Baca Juga  Sederhana, namun Menawan, Ini Bentuk Cincin Kawin Raisa dan Hamish

 

 

 

Comments

comments